Mengenai Saya

Foto saya
Hararatul Iman (HI) secara bahasa berarti panasnya Iman. Dua kata ini kami pilih untuk menjadi nama Pondok Pesantren persembahan kami untuk putra-putri anda. Semoga keimanan yang anda turunkan kepada anak-anak anda, menemukan inti panasnya disini. email: malaha.hi@gmail.com
Hararatul Iman. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Jumat, 26 Agustus 2011

Bendera Untuk Orang Alim

Bukan setan namanya kalau tidak punya siasat jitu menaklukkan orang-orang yang beriman.
Tidak terkecuali para alim ulamanya.

Tidak banyak kelemahan yang nampak pada diri seorang alim ulama.
Bagi orang alim, hampir seluruhnya dapat terkendali.
Godaan harta engga' mempan, godaan wanita ditangkis, godaan tahta juga dimentahkan.

Namun...ada aja cara syaitan mengalahkan manusia hebat jenis ini.
Terhadap orang alim syaitan membawa bendera 'perangkap'.
Bendera itu tidak lain adalah bendera ujub.
Duhai...alim ulama, kalian kudu hati-hati sama bendera yang satu ini.
Bendera ini syaitan gantungkan pada 'perasaan'.
Terkadang kita merasa sudah begitu hebat, sudah begitu berjasa, pada akhirnya terperangkap dalam jerat-jerat ujub/sombong.

Sikap terbaik untuk melawan bendera syaitan ini adalah sikap WELCOME.
Setiap orang kita sebaiknya posisikan sebagai 'hulu ataupun hilir' dalam ilmu.
Artinya setiap orang harus dipandang sebagai sumber ilmu ataupun obyek bagi ilmu.
Dengannya para alim ulama akan gemar mengajar dan belajar tanpa sikap ujub sedikitpun.

Demikian, semoga manfaat untuk kita semua.








Rabu, 24 Agustus 2011

Nuzul qur'an bersama syabab

17 Ramadhan adalah diperingati sebagai Hari Nudzulul qur'an.
17 Ramadhan adalah seruan bagi kita semua untuk hidup dibawah tuntunan Al qur'an.
17 Ramadhan adalah peringatan bagi kita yang beriman untuk tidak 'finish' bergerak hingga alqur'an sampai di ruang-ruang kehidupan kita terjelma menjadi petunjuk dan rahmat.

Bergerak bersama syabab HTI, membawa seruan meraih kemuliaan dengan Al qur'an.

Masa Depan Cerah

Orang bijak berkata : Seburuk apapun anda di masa lalu, tetap anda punya masa depan yang masih suci.
Kata-kata ini ada benarnya untuk ukuran orang-orang yang hendak merubah diri menjadi baik.

Namun fakta sesungguhnya tentang masa depan, tidaklah kosong melompong.
Di masa depan ada bisyarah (berita gembira) dari Rasulullah saw tentang kembalinya kejayaan kaum muslimin.
Di masa depan ada wa'dullah (janji Allah SWT) yang pasti terjadi tentang ketenangan dan kesejahteraan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.
Di masa depan ada sekelompok orang yang datang ke surga dengan cahaya yang lebih terang dari cahaya matahari, seperti yang telah disabdakan Rasulullah saw.

Masa depan sesungguhnya adalah masa yang harus ditatap dengan Iman, diraih dengan amal shalih.
Sungguh hebat kehidupan kaum muslimin.
( disampaikan di Fajar TV oleh Al Alim AbdulMuiz Karim Malahy)


Selasa, 16 Agustus 2011

Kebahagiaan adalah

Kebahagiaan adalah melepaskan keinginan pribadi menuju kepada pemenuhan keinginan Allah SWT
( Al Alim AbdMuiz Karim, disampaiakan dalam acara JENDELA HATI, Fajar TV pada subuh ke-16 Ramadhan 1432H)

Minggu, 14 Agustus 2011

Pesantren Hararatul Iman: Jalan meraih kebahagiaan

Pesantren Hararatul Iman: Jalan meraih kebahagiaan
http://ilhamqmoehiddin.wordpress.com/2010/01/11/surat-kabar-mingguan-sultra-pos/

Jalan meraih kebahagiaan

Kebahagiaan hakiki hanyalah dalam meraih keridhaan Allah SWT. 
Kebahagiaan selain itu hanyalah klaim subyektifitas yang tidak berdasar.

Ada beberapa hal yang perlu dikenali untuk bisa mengetahui kebahagiaan hakiki, yakni :
1. Kenali Allah swt, bahwa Dialah Pencipta, Pemberi rezeki, Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan.
2. Kenali Setan laknatullah, bahwa setan adalah musuh orang beriman. Setan bisa berupa jin dan manusia.
3. Kenali Akhirat, bahwa akhirat adalah tempat yang kekal.
4. Kenali Dunia, bahwa dunia hanya sementara.
5. Kenali Kebenaran, bahwa kebenaran datangnya dari Allah swt dan ikutilah
6. Kenali Kebatilan, bahwa kebatilah jauhilah.

Ada tiga hal yang harus dilakukan bisa meraih kebahagiaan, yakni :
1. Bertaqwalah setiap kita.
2. Beramar makruflah bershaf-shaf.
3. Perjuangkan kehidupan islam bersama ummat

Semoga manfaat...

Jumat, 12 Agustus 2011

Harapan pada orang-orang bertaqwa

Bulan ramadhan 1432H sementara menyertai malam dan siangnya kita.
Pada Malamnya ada ibadah qiyamul lail, dan siangnya ada ibadah puasa.
Semua ibadah tersebut bertujuan untuk mencapai derajat taqwa.
Lalu kemudia muncul pertanyaan,
"Adakah apa setelah taqwa? Harapan apa yang bisa digantungkan kepada orang-orang bertaqwa???"

Siapapun dari umat islam ini, yang memiliki penglihatan dan pendengaran, pastilah mengakui bahwa umat islam saat ini sedang dalam kondisi yang sangat memperihatinkan, disemua lini kehidupan, dan disemua aspek-aspeknya. Ini bukan cerita tapi kita bisa menyaksikan langsung didepan mata dilingkungan kita ataupun kita saksikan dilayar TV kita.

Mungkin diantara kita, banyak yang sudah muak sekali melihat kondisi umat islam dewasa ini. Lalu berkata:  "Sampai kapan umat islam ini begini???" Ya...Umat islam sangat butuh pertolongan dan sangat perlu ditolong. Dan Hanya orang-orang yang bertaqwalah yang bisa diharapkan menolong umat islam kini. Disinilah arti penting orang-orang bertaqwa itu.

Tidak mungkin orang kafir yang menolong umat islam,
Tidak mungkin orang tidak punya kepedulian yang menjadi penolong umat islam,
Tidak mungkin orang buta tuli yang mau menolong umat islam,

Penolong umat islam pastilah hanya orang bertaqwa.
Penolong agama Allah swt pastilah hanya orang bertaqwa.

Sudah ada kata "pasti", tidak cukupkah penjelasan ini.
Allahu a'lam bis shawab